Saturday, October 20, 2012

Keutamaan Ahli Ilmu

0 comments

Ide Cemerlang.com - Mempunyai ilmu baik itu ilmu yang berkaitan dengan permasalahan keduniaan, maupun ilmu yang menyangkut permasalahn peribadatan langsung kepada Allah SWT sangatlah penting dan berguna bagi manusia. Karena hanya dengan mempunyai ilmu, maka seseorang akan mendapatkan keutamaan - keutamaan. bahkan kedudukan orang yang berilmu itu dalam ajaran agama Islam di pandang lebih tinggi derajat nya bila di bandingkan dengan orang ahli ibadah.

Berilmu Lebih Utama dari Beribadah Tapi Bodoh
Suatu hari ketika Nabi Muhammad SAW berangkat ke suatu mesjid, beliau pada saat berada di pintu mesjid melihat sesosok setan tertegun dia seolah ragu masuk ke dalam mesjid.
Melihat hal yang demikian, Rasulullah SAW segera menghampiri nya dan ditegur : "Hai iblis, kenapa kamu berada di sini? Apa yang hendak engkau maui? Si iblis pun menjawab: " Sebetulnya aku hendak mau masuk mesjid dan menggoda orang yang sedang melaksanakan solat, tetapi apa daya rasa gentarku kepada seorang pria yang sedang tidur di sampingnya. Karena nya rencanaku menjadi gagal.
Rasulullah SAW kemudian bersabda lagi: "Hai iblis, kenapa engkau tidak gentar berhadapan dengan orang yang solat, padahal ia sedang beribadah dan bermunajat kepada Allah Tuhannya, tetapi yang kamu takuti adalah orang yang tengah tidur pulas dan lupa? Jawab Iblis: "Orang yang tengah mengerjakan solat itu bodoh, gampang di perdaya, tetapi orang yang sedang tidur itu alim, maka jika aku memperdaya pelaku solat dan merusak solat nya, kekhawatiranku timbul jika yang alim bangun lalu membetulkan solat nya si bodoh.
Selanjut nya dari kejadian itu, Rasulullah SAW kemudian bersabda: "Naumul Aalimi khoiran min ibaa datil jaahili." (minhajul muta'aalimin)
Artinya : "Tidur nya orang alim lebih utama daripada ibadah nya orang bodoh.
Karena begitu tinggi penghargaan Rasul SAW terhadapm orang yang berilmu, kemudian beliau pun juga memberikan beberapa hal yang mesti dilakukan oleh seseorang yang mempunyai ilmu. Sehingga apa yang di milikinya itu dapat menggapai derajat mulia itu. Bukan sebalik nya dengan mempunyai banyak ilmu tetapi menyebabkan kesengsaraan diri nya baik di dunia maupun di akhirat kelak.
Satu hadis menyatakan bahwa rasulullah SAW bersabda: "Man aroda an yah fadhol ilma fa'alaihi an yulaa zima khomsa khishoolin al-uulaa sholaatul laily walau rok'ataini wast tsaniyati dawaa mul wudhuu'i wast tsaa litsatu attakwa fissirri wal alaa niyati: Wirroobiatu an yakula littakwa laa lisy syahwaati wal khomistatu asswaaku."

"Barang siapa yang ingin terpelihara ilmu nya, maka harus memelihara lima perkara secara tetap (istiqomah) yaitu:
  1. Salat sunat malam sekalipun hanya 2 rakaat.
  2. Selalu mempunyai wudhu (suci dari hadis besar atau kecil.
  3. Tawakal kepada Allah di tempat sepi atau ramai.
  4. Makan untuk tujuan bertakwa, bukan melampiaskan nafsu (begitu juga ketika bersetubuh suami istri).
  5. Bersiwak (gosok gigu-lebih ketika bangun tidur, sehabis makan, hendak solat dan membaca al-quran).
 Di lain hadis Rasulullah SAW bersabda sebagai berikut :
"Khoiruddunya wal aakhirati ma'alimul waahidu akbaru min jihaadil fadlli indallahi ta'aalaa min alfi syahiidin".

Arttinya:
"Keutamaan dan kemulyaan yang di capai di dunia ataupun di akhirat itu harus diperjuangkan bersama ilmu dan seorang alim lebih besar keutamaannya menurut Allah dari 1000 pejuang yang mati syahid. (Alim di sini adalah orang berilmu yang mengamalkan ilmu nya).


Ditulis Oleh : Rachmat Setio ~ Tips dan Trik Blogspot

Christian angkouw Sobat sedang membaca artikel tentang Keutamaan Ahli Ilmu. Oleh Admin, Sobat diperbolehkan mengcopy paste atau menyebar-luaskan artikel ini, namun jangan lupa untuk meletakkan link dibawah ini sebagai sumbernya

:: Get this widget ! ::

Artikel Menarik Lain nya

Leave a Reply

 
Tweet Follow @RachmatSetio