Saturday, October 20, 2012

Shodaqoh Penolak Bala' Bencana

0 comments

Ide cemerlang.com - Dalam satu hikayat pada zaman Nabi Isa as di ceritakan bahwa Abul Laits Assamarqandi dengan sand nya dari Afbul faraj Al-Azdi berkata : Nabi Isa as berjalan di suatu dusun. Sementara itu di susun tersebut terkenal seorang penatu. Penduduk kampung berkata : Ya Isa, tukang penatu itu selalu merobek pakaian kami lalu di tahannya, karena nya doakan kepada Allah semoga ia tidak dapat membawa bungkusan baju - baju itu ke rumahnya. Maka Nabi Isa as Berdoa : "Ya Allah jangan Engkau kembalikan ia dengan bungkusan itu."
Tukang penatu berangkat untuk menatu pakaian sambil membawa tiga potong roti. Seorang Abid yang biasa bertapa di bukit memberi salam kepada tukang penatu itu. Lalu ia bertanya : "Apakah engkau mempunyai roti untuk kau berikan kepadaku, atau perlihatkan saja kepadaku untuk aku cium baunya, sebab aku tidak makan sejak lama?"
Oleh penatu tadi segeralah ia berikan satu potong roti yang di bawanya. Selanjut nya oleh sang abid, penatu itu di soakan "Yaa Qodh shootu ghofarollaahu laka, dzan baka wa thohharo qolbaka" (Semoga Allah mengampuni dosa-dosamu dan mensucikan hatimu.")
Oleh si penatu kemudian si abid itu di beri lagi sepotong roti yang masih ada. Oleh si abid kemudian di doakan dengan "Yaa qoshshooru ghoffarollahu laka maa taqoddama min dzambika.." (Semoga Allah mengampuni dosamu yang lalu dan yang akan datang).
Selanjutnya setelah di doakan itu, maka roti yang tinggal sepotong itu pun akhirnya di berikan juga kepada di abid. Selanjut nya si abid berdoa: Yaa qoshshooru banallaahu laka qoshron fil jannati. (Semoga Allah membangunkan untukmu gedung di surga).
Sejurus kemudian si penatu tersebut bergegas kembali dan sampai di tempat nya saat hari telah sore dengan selamat. melihat hal yang demikian itu penduduk kampung pun menjadi terheran melihat si penatu kembali dengan selamat. Apakah doa Nabi Isa as tidak makbul?
Sejurus kemuadian setelah mendapat laporan dari penduduk, Nabi Isa as memerintahkan kepada mereka untuk memanggil si penatu agar di hadapkan kepadanya. Selanjut nya ia ditanya oleh Nabi Isa as, "Apakah yang engkau kerjakan hari ini hai tukang penatu? Jawab nya : "Saya tadi di datangi seorang Abid yang biasa beribadat di atas bukit, dan meminta makanan kepadaku, maka saya berikan kepadanya 3 potong rotiku dan tiap potong ia berdoa untukku.
Selanjut nya Nabi Isa as berkata kepada si penatu, "Coba serahkan kepadaku bungkusan itu untuk aku lihat. " Selanjut nya ketika bungkusan itu di buka untuk di lihat isi nya, Nabi Isa as menjumpai di dalam nya terdapat ular hitam yang terikat mulut nya dengan kendali besi.
Nabi Isa as kemudian bertanya : "Hai Ular". Jawab nya  : "Labaikaa yaa Nabiyyallah". Nabi Isa bertanya kembali : "Tidak kah engkau di utus Allah untuk orang ini?Ular menjawab: "Benar. Tetapi tiba-tiba ia kedatangan Abid dari bukit sana, Lalu meminta makanan kepadanya. Maka setiap roti di berikan kepadanya, ia berdoa dan diaminkan oleh malaikat. Selanjut nya Allah mengutus malaikat untuk mengendalikanku dengan kendali besi ini."
Selanjut nya Nabi Isa as berkata : "Hai tukang penatu, perbaikilah amal perbuatanmu, maka sesungguh nya Allah telah mengampunkan bagimu berkat sedekahmu." (Sumber dari Kitab tanbighul Ghofilin, hal 116)

Ditulis Oleh : Rachmat Setio ~ Tips dan Trik Blogspot

Christian angkouw Sobat sedang membaca artikel tentang Shodaqoh Penolak Bala' Bencana. Oleh Admin, Sobat diperbolehkan mengcopy paste atau menyebar-luaskan artikel ini, namun jangan lupa untuk meletakkan link dibawah ini sebagai sumbernya

:: Get this widget ! ::

Artikel Menarik Lain nya

Leave a Reply

 
Tweet Follow @RachmatSetio